Rabu, 30 November 2022
Cari
Rabu, 30 November 2022
Cari

Ponpes Shiddiqiyyah Berencana Bangun Masjid Termegah di Jombang Senilai 10 Milyar

Minggu, 16 Oktober 2022 05:47
Penulis : Lintas Jombang

 

 

Lintasjombang.com – Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyyah yang terletak di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, berencana akan dibangun sebuah Masjid megah dan menjadi sebuah icon di Jombang.

Menurut Ketua Umum DPP Organisasi Shiddiqiyyah (Orshid), Joko Herwanto, bahwa ia selaku murid dan pengurus Ponpes Shiddiqiyyah, melaksanakan tugas dari pak kiai Mukhtar Mukti terkait pembangunan Masjid Raya ” Fatham Mubiina ” yang artinya, “Terbuka dengan Jelas”.

“Lokasi Masjid ini menempati lahan dari bapak kiai Mukhtar Mukti yang berasal dari leluhur beliau dan bukan menempati dari lahan pihak manapun. Kemudian dari alas hak berupa sertifikat atas nama Muhammad Mukhtar Mukti No. 581, yakni seluas lahan 6.850,”terang Joko Herwanto, kepada beberapa awak media pada Minggu, (16/0/10/2022).

Joko Herwanto mengatakan, dari masjid yang sekarang ada, ini akan diperluas kawasannya ke arah Barat. Dari adanya perluasan itu, maka desain masjid juga berubah.

“Semula masjid lama bernama Baitus Shiddiqin Pusat, kemudian menjadi ” Masjid Fatham Mubiina” . Karena ada perluasan kawasan, maka kita rencanakan masjid yang lama akan menjadi lahan parkir, agar menjadi lebih luas,”katanya.

Lebih lanjut, Ketua Orshid juga mengatakan, konsekuensinya ada beberapa bangunan yang harus dibongkar dan dibersihkan untuk pembangunan masjid tersebut. 

Gambar Siteplan Masjid Fatham Mubiina di Ponpes Shiddiqiyyah Ploso Jombang

“Masjid ini nantinya memerlukan dana sekitar 10 milyar, yaitu daya tampung sekitar 700 an dan tingkat dua. Lantai satu untuk taman Al Qur’an, lalu yang lantai dua untuk jamaah sholat,”tutur Joko Herwanto.

Joko Herwanto menyebut, jika bangunan tersebut menurut kiai Mukhtar Mukti, akan dimulai pada bulan ini.

“Kami sebagai panitia dan pengurus, sedang melakukan langkah-langkah berdasarkan prosedur yang berlaku. Baik itu melalui kepengurusan internal kami, kemudian aspek perijinan ke PUPR untuk mengurus KRK dan PBG, yang kemudian sudah di kroscek turun ke lapangan untuk proses perijinan,”ujarnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan badan pertanahan nasional terkait batas-batas lingkungan, muspika, koramil, polsek, maupun pihak kecamatan.

“Terkait dengan keluarga yang di informasikan menempati lokasi tersebut sudah dipersiapkan bapak kiai untuknya, yakni rumah tingkat. Kita sudah lakukan berbagai upaya koordinasi seperti surat tertulis maupun ketemu langsung.

Ketika ditanya terkait adanya pemberitaan pembongkaran rumah, Joko Herwanto menjelaskan, bahwa itu merupakan niat dan harapan pak kiai untuk membangun masjid raya.

“Mestinya harus diterima dengan rasa syukur, di dukung dan bisa mensukseskan bangunan ini. Justru kami sangat menyayangkan jika ada pihak yang mempunyai nilai negatif dan tidak berdasarkan fakta-fakta yang ada,”tutup Ketua Umum DPP Organisasi Shiddiqiyyah (Orshid), Joko Herwanto. (red)

Tags :

BERITA TERKAIT