Senin, 5 Desember 2022
Cari
Senin, 5 Desember 2022
Cari

Diklaim Tanah Hibah Milik Madrasah Diniyah Ula Al-Marzuqiy, Ahli Waris di Jombang Lapor Polisi

Kamis, 20 Oktober 2022 06:29
Penulis : Lintas Jombang

 

 

Lintasjombang.com – Proyek pembangunan gedung baru, Madrasah Diniyah Ula Al-Marzuqy, yang terletak di Desa/Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, menuai keluh kesah yang tragis dari pihak ahli waris.

Pasalnya, ahli waris pemilik tanah milik KT (44), dengan No. Letter C 932, No. Persil 150, yang obyeknya sama dengan domisili pelapor, di Dusun Bendungrejo, RT 03, RW 12, Desa Jogoroto tersebut diduga diklaim milik dari Yayasan Nurul Qur’an, pendiri sekolah Madrasah Diniyah Ula Al-Marzuqiy.

Usai mengalami kejadian yang di alaminya itu, kemudian KT melapor ke Polres Jombang.

Dalam laporan tertulis tersebut, disampaikan kepada Satreskrim Polres Jombang dan tanda terima laporan tersebut ditandatangani oleh Brigadir SH, pada tanggal 1 September 2022, yakni atas dugaan adanya tindak pidana penyerobotan milik Kartini.

KT dihadapan beberapa awak media menyampaikan, bahwa kejadian itu berawal pada 20 tahun lalu, bahwa tanah yang menjadi hak milik waris keluarganya tersebut diwaqofkan dan dijual kepada orang yang bukan hak waris dari cucu suami istri Sarmina/Badrun, kemudian turun ke Sapariyah sebagai nenek KT, lalu turun lagi ke Wasiah, serta bibi KT hingga sampai sekarang.

“Sudah tiga periode Kades yang lalu menyatakan, bahwa tanah ini merupakan dalam sengketa. Namun, Kades yang saat ini berani mengeluarkan keterangan waris, atas nama Siti Sundari dan Mulyono. Padahal tanah tersebut bukan waris mereka,”terang KT dalam dumas yang dikirimkan ke Polres Jombang.

KT menyebut, beralihnya hak tanah waris miliknya itu diduga adanya mafia tanah. Dari luas tanah sebelumnya, yakni dengan total sekitar 1.450 M2. Namun, dari hasil pengecekan yang dilakukan KT ke Dinas Pendapatan Kabupaten Jombang, tanah seluas 980 M2 masih milik Wasiah dan tertulis pada SPP tahun 2022, yang kemudian diduga di klaim milik Yayasan Nurul Qur’an.

“Dengan luasan sisa 1.450 M2 inilah yang sekarang saya tempati dan ini pun tidak dikasih akses yang layak kalau masuk rumah,”kata KT pada Rabu, (19/10/2022).

Dari laporannya itu, KT berharap agar pihak aparat penegak hukum Polres Jombang dapat menindaklanjuti dan mendapatkan keadilan semestinya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp perihal laporan dari KT tersebut mengatakan, jika pihaknya saat ini sedang melaksanakan Umroh.

“Silahkan langsung ke Satreskrim, saya masih ibadah umroh,”tulis singkat AKP. Giadi Nugraha.

Sementara itu, Kepala Desa Jogoroto, Sodirin ketika dihubungi awak media di ruang kerjanya mengatakan, jika obyek tanah milik keluarga KT berbeda dengan lahan milik Yayasan Nurul Qur’an Ula Al-Marzuqiy.

“Tanah milik induk waris sebelumnya telah dibagi kepada tiga saudaranya dan sekarang nyaris sudah habis. Kwitansi waqaf Yayasan diperoleh dari Kasanah,”ucap Kades, pada Kamis (20/10/2022).

Menurut Kades Sodirin, bahwa tanah milik KT itu berada di sebelah jalan. Semenjak saya kecil, setahu saya juga sama. Namun, KT minta dibagi kembali atas tanah yang sesuai dengan leter C 932 atas nama Badrun.

“Bagaimana bisa, wong pemilik utama sudah almarhum dan tanahnya sudah habis,”ujarnya.

Sebelumnya, KT menyampaikan jika luas tanah yang menjadi obyek sengketa ini sebagaimana Leter C 932, No. Persil 150 kini masih dijadikan agunan oleh KT di BRI Jogoroto, namun tidak ada masalah.

Oleh karena itu, KT meminta Kepada Kades, untuk dilakukan pembagian ulang, yakni dengan luasan tanah sesuai leter C 932.

“Yang dijadikan agunan di BRI oleh KT, tanah bagian lain, beli dari orang lain,”tutur Sodirin.

Menanggapi hal itu, beberapa awak media mencoba untuk memantau dan melakukan pengecekan dilokasi lahan yang dijadikan sengketa dan alhasil, terlihat sudah berdiri bangunan fisik permanen, Lembaga Pendidikan Yayasan Madrah Diniyah Ula Al-Marzuqiy.

Sementara, dari informasi yang berhasil dihimpun, bahwa gedung sekolah tersebut dibangun dengan dana hibah APBD Pemkab Jombang senilai Rp250 juta, yang masuk dalam program hibah untuk Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang tahun anggaran 2022. (red/tim10)

Tags :

BERITA TERKAIT