Senin, 5 Desember 2022
Cari
Senin, 5 Desember 2022
Cari

Adanya Dugaan Klaim Tanah Hibah Yayasan, Kadin Dikbud Jombang Akan Kroscek Lapang

Jumat, 21 Oktober 2022 01:57
Penulis : Lintas Jombang

 

 

Lintasjombang.com – Terkait adanya dugaan klaim lahan hibah dari pembangunan Madrasah Diniyah Ula Al-Marzuqiy, yang terletak di Dusun Bendungrejo, Desa/Kecamatan Jogoroto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang akan segera turun dan kroscek ke lokasi.

Tujuan kroscek tersebut tak lain adalah, untuk melakukan akurasi berkas data yang disertakan pemohon, yakni di Yayasan Nurul Qur’an.

Dari informasi yang dihimpun, di papan nama itu disebutkan, bahwa gedung sekolah tersebut dibangun dengan dana hibah APBD Pemkab Jombang, senilai Rp250 juta yang masuk dalam program hibah untuk Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang tahun anggaran 2022.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen, S.Sos., M.Si ketika dikonfirmasi diruang kerjanya menyampaikan, dalam pengucuran dana hibah tersebut, sebagaimana tercantum pada Perbup Jombang No 24 tahun 2022 tentang tata cara penganggaran, pelaksanaan, penata laksanaan, pelaporan, pertanggungjawaban, monitoring hibah dan bantuan sosial, pelaksana (Dikbud, red) tidak ada kewajiban verifikasi faktual turun lapang dan cukup verifikasi administrasi.

“Kami sudah melakukan kroscek administrasi dan sudah sesuai dengan Perbup di atas,”kata Senen, yang juga di dampingi Kasub Bidang Perencanaan, Ana Arisanti kepada sejumlah wartawan.

Senen mengatakan, bahwa Madrasah Diniyah Ula Al-Marzuqiy mendapat dana hibah P-APBD tahun 2022, dengan pembangunan yang dimulai pada bulan Mei dan LPJ harus rampung akhir Desember 2022.

“Kucuran bantuan lembaga ini masuk paket P-APDB Dikbud bersama yang lain dengan total dana hibah renovasi untuk DI/MI mencapai Rp8 Milyar,”ucapnya.

Kadin Dikbud Senen juga menyebut, apabila ada ketidaksesuaian dari berkas, maka tanggungjawab sepenuhnya pada penerima dana hibah. Kemudian terkait dengan Yayasan Nurul Qur’an, berdasarkan aturan dalam Perbub tersebut semua dokumen sudah cukup. Termasuk, sudah adanya surat keterangan kepemilikan tanah, maupun surat keterangan dari Kepala Desa setempat.

“Terus terang, kami belum klarifikasi ke lapangan dan Insya Allah kami tidak melakukan pelanggaran. Prinsip kami, ketika dana hibah sudah diberikan dan apabila terjadi penyalahgunaan, maka tanggungjawab mutlaknya oleh penerima. Untuk menyikapi kasus ini, kami akan segera turun ke lapangan,”tutur Senen.

Lebih lanjut, Kadin Dikbud Senen menjelaskan, apabila ada suatu masalah di lapangan, maka kami akan mencari berbagai upaya. Misalnya, seperti dilakukan pembelian tanah yang disengketakan, atau menempuh jalur hukum.

“Kami akan kroscek secara keseluruhan. Apabila ada masalah yang tidak akurat dan tidak bisa diselesaikan, maka penerima dana hibah harus mengembalikan dana hibah yang telah diterimanya,”tegas Senen.

Sementara itu, dari data yang diperoleh beberapa media disebutkan, bahwa surat pernyataan kepemilikan tanah yang ditandatangani Siti Sundari, warga Dsn Bendungrejo, pada tanggal 3 Pebruari 2021 di hibahkan untuk Pondok Pesantren Nurul Qur’an seluas 308 M2 (19.5 x 15,8 M/22ru), tertera pada Letter C 2296, Persil 150.

Kemudian, dari surat pernyataan itu di cantumkan juga materai 6000 pada tanggal 3 Pebruari 2021, yang ditandatangani oleh Siti Sundari dan diketahui Kepala Desa Jogoroto Sodirin, serta Camat Nunik Hidayati, SE.

Selanjutnya, disebutkan pula, jika pengurusan tanah hibah itu diserahkan kepada Drs Jumali Ruslan, M.Pd., yakni selaku Ketua Yayasan/Pengasuh Pondok Nurul Qur’an.

Terdapat juga bukti lain, jika kepemilikan tanah yang ditandatangi Kades Jogoroto Sodirin, pada tanggal 15 September 2020, menerangkan bahwa Surat Pernyataan Tanah Tidak Sengketa yang dijadikan agunan oleh Kartini berdasarkan bukti kepemilikan dengan Petok: Leter C No. 923, Persil No. 150 a/n Samunah P Badrun, beralih secara waris kepada Kasanah Leter C No 2296, seluas 308 M ke BRI Jogoroto sejak tahun 2018.

Sedangkan surat keterangan dari Kepala BRI Jogoroto, Rahmat Hartanto tertanggal 15 Juli 2022, menyebutkan agunan berupa SKD No. 500/28/415.47.1/2018 atas nama Kartini terletak di Desa Bendungrejo, yang tercantum pada Leter C Persil 150, Kelas d-II seluas ± (lebih kurang) = 134 M2. (red/tim10)

Tags :

BERITA TERKAIT