Senin, 18 Oktober 2021
Cari
Senin, 18 Oktober 2021
Cari

Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Siap Berikan Beasiswa Pendidikan Dan Menampung Yatim Korban Covid

Minggu, 22 Agustus 2021 12:08
Penulis : Lintas Jombang
Caption : Bupati Jombang Berikan Bantuan

JOMBANG, LINTASJOMBANG.COM Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab melihat dan memastikan kondisi kesehatan para pasien Covid-19 yang menjalani Isoter (Isolasi Terpusat) yang ada di SMPN 1 Mojowarno, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Minggu (22/8/2021) pagi.

Bupati Jombang dibantu Asisten Pemerintahan, Drs. Purwanto MKP, Kepala Dinas Kesehatan drg. Budi Nugroho, Kepala Dinas Sosial Hari Purnomo, Kepala OPD terkait, juga 3 Pilar Kecamatan Mojowarno bersama kepala Puskesmas setempat melihat kondisi isoter sekaligus memberikan bantuan asupan gizi kepada 13 orang pasien Covid-19 di Rumah Sehat SMPN 1 Mojowarno.

Tiga diantara pasien isoter adalah anak yatim piatu, karena Ibunya pada (15/8/2021) meninggal karena Covid 19. Tiga anak yatim asal Desa Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, ini adalah Bimaruci Maulana (16 th) dan dua adiknya, Albar Riski (13 th), Arfan Efendi (4 th).

Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan memberikan bantuan kepada anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19 tersebut.

“Anak pertama yang sudah duduk dibangku SMA, dan yang usia SMP tadi saya ajak masuk ke Pondok Tambak Beras dianya mau, dan adiknya yang masih berumur 4 tahun, akan ditempatkan di Panti asuhan yang ada di Tambak Beras juga. Sehingga kakak kakaknya ini biar tenang sekolah karena adiknya juga tinggal dipanti Asuhan. Inilah yang harus kita berikan bantuan untuk keberlangsungan pendidikannnya,”tutur Bupati Mundjidah Wahab.

“Alhamdulillah, kondisi pasien sudah membaik, bahkan sudah ada 7 orang yang akan pulang. Kondisi kesehatan ketiga anak yatim ini pun, informasi dari Puskesmas juga akan membaik, dan juga akan segera pulang,”tambah Bupati Jombang.

Bupati Perempuan Pertama di Kabupaten Jombang yang juga putri Pahlawan Nasional KH. Akh. Wahab Chasbullah ini juga menegaskan, jika ada kasus yang sama di Kabupaten Jombang menyatakan siap untuk menampung anak-anak yang ditinggal orangtua akibat akibat Covid-19.

“Saya siap menampungnya, di pondok saya sekitar 20 orang anak yatim piatu yang juga menimba ilmu kita gratiskan hingga kuliah, bahkan ada yang sampai nikah. Nanti, juga bisa saya titipkan di Pondok besar lainnya seperti Tebuireng atau Darul Ulum,”tegasnya.

Pasti sesuai dengan prosedur juga ketentuan yang jelas yaitu dengan surat-surat harus lengkap dari pihak desa. “Seperti anak itu dari latar belakang apa? Ikut siapa? Ada yang mengurus atau tidak? Jika tidak ada yang bisa dilaporkan ke saya,” tandas Bupati Mundjidah Wahab.

Bupati Jombang juga meminta kepada para petugas untuk memperhatikan pasien Covid-19 bergejala ringan maupun tanpa gejala mendapatkan asupan makanan dan gizi yang cukup, sesuai keperluan untuk pemulihan kondisinya. Selain suplai obat dan vitamin, serta bantuan alat kesehatan, pasien yang dibebaskan dari rumah sehat juga mendapatkan kunjungan rutin dari petugas medis.

“Pandemi Covid-19 belum berakhir. Kami berharap masyarakat tidak kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Yaitu, memakai masker, cuci tangan sabun, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, serta memakai masker. Karena hal itulah yang menjadi kunci pemutus rantai penyebaran Covid,”pungkasnya. (LJ)

Tags :

BERITA TERKAIT