Senin, 18 Oktober 2021
Cari
Senin, 18 Oktober 2021
Cari

PKL Alun-Alun Jombang Mengeluh Jualannya Dibubarkan Satpol PP

Senin, 6 September 2021 05:11
Penulis : Lintas Jombang

 

Lintasjombang.com – Pedagang Kaki Lima (PKL) yang setiap hari menggelar lapak dagangannya di Alun – Alun Kabupaten Jombang, hanya bisa gigit jari ketika puluhan anggota Satpol PP datang ke lokasi tersebut.

Pasalnya, pengunjung yang awalnya memadati lokasi tersebut terpaksa dibubarkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang pada Senin, (06/9/2021) pagi.

Penertiban para PKL oleh Satpol PP menyisir di beberapa lokasi sekitaran Masjid Jami’ seperti, Alun – Alun, Stasiun dan Pendopo Pemerintah Kabupaten Jombang.

Operasi penertiban PKL yang dipimpin langsung oleh Gatot Suyanto, serta 10 anggota personel dari Satpol PP dengan fasilitas kendaraan mobil Dinas bak terbuka, yang berlangsung mulai jam 09.00 WIB s/d 10.30 WIB.

Sriyani, salah satu PKL saat diwawancarai awak media mengungkapkan keluh kesah atas tindakan penertiban itu. Ia pun berharap agar pemerintah daerah dapat memperhatikan nasib para PKL, apalagi di masa pandemi seperti ini.

“Kalau kita, hampir setiap hari dibubarkan paksa saat berjualan. Saya mewakili dari seluruh PKL yang ada di area lingkup alun – alun Jombang, minta solusi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang untuk memperhatikan nasib dari pedagang kecil seperti saya ini, untuk bisa makan dan bisa menghidupi keluarga,”ucapnya.

Lebih lanjut, Sriyani mengaku pasrah, karena dagangannya yang sudah disiapkan sejak pagi dengan modal yang tidak sedikit, akan tetapi tidak bisa terjual habis.

“Jangan hanya bisa cuman bisa membubarkan pkl, tetapi tidak bisa memberikan solusi. Terus kita sehari – hari dapat penghasilan dari mana kalau dibubarkan begini terus,”tutur Sriyani, sambil menggumam.

Para PKL di paguyupan alun – alun Jombang, meminta pemerintah untuk memperhatikan rakyat kecil, seperti PKL agar dapat memberikan solusi terbaik. Supaya semua PKL yang berada di Jombang, khususnya di area paguyuban PKL alun – alun Jombang, tidak digusur setiap hari dan dapat berjualan seperti biasanya untuk bisa mengais rejeki. (Hendrik/Dhodok)

Tags : ,

BERITA TERKAIT