Minggu, 4 Desember 2022
Cari
Minggu, 4 Desember 2022
Cari

Korban Kabel Listrik PLN Putus di Jombang Kecewa, Kuasa Hukum: Kami Sudah Layangkan Surat ke Mabes Polri dan Kompolnas

Selasa, 4 Oktober 2022 06:35
Penulis : Lintas Jombang

 

Lintasjombang.com – M. Taufik, salah satu korban yang terjerat kabel listrik putus, diduga akibat kelalaian dari pihak PLN, di depan Balai Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, pada Sabtu (21/05/2022) lalu, masih menyisakan teka teki.

Korban yang mengalami luka serius dan harus dirawat di Rumah Sakit, namun hingga kini kasus yang sudah pernah dilaporkan ke pihak polisi, harus gigit jari.

Sebagaimana dalam surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) Nomor 1.24/2022/Satreskrim (18/08/2022) dan hasil gelar perkara (13/09/2022) kasus tersebut dianggap tidak dapat ditingkatkan ke tahap selanjutnya (penyidikan).

“Jujur saya sangat kecewa atas putusan tersebut, yang menganggap bahwa pelaporan pelapor tidak memenuhi unsur Pasal yang dipersangkakan ke terlapor,”kata Beny Hendro Yulianto, selalselaku Penasehat Hukum (PH) M. Taufik korban (pelapor), Selasa (04/10/2022).

Perlu diketahui, berdasarkan kronologi peristiwa, fakta hukum dan alat bukti, serta arah pembuktian dengan didukung keterangan saksi-saksi, korban yang mengalami musibah terkena kabel lisrik PLN yang menjuntai putus kebawah dan mengenainya itu menyebabkan luka berat dan telah dilaporkan berkali kali oleh warga setempat, namun tidak pernah ada respon positif.

“Ini sesungguhnya dapat dijadikan dasar dari unsur dugaan tindak pidana kelalaian dari pihak PLN. Seharusnya pihak PLN tidak hanya menagih pembayaran listrik dari pelanggan saja. Namun dengan adanya laporan warga atas kendornya kabel yang melintas di sepanjang jalan atau adanya kabel yang terkelupas, seharusnya melakukan pengecekan dan perbaikan agar dapat mengurangi adanya musibah yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain,”tegas Beny

Lebih lanjut, Beny mengatakan, kalau tanpa adanya pengecekan dan mengakibatkan kerugian pada orang lain, ini patut diduga telah melakukan kelalaian.

“Hal berbeda, kalau musibah tersebut dikarenakan bencana alam, tidak dapat di kategorikan kelalaian, lanjut Beny.

Oleh sebab itu, Beny meminta agar kliennya itu mendapatkan hak dan kewajibannya dalam mencari kebenaran hukum, yakni melalui PH telah melayangkan surat ke Mabes Polri dan Kompolnas.

“Kami telah melayangkan surat atas kasus yang telah merugikan klien kami ke Mabes Polri dan Kompolnas,”ujarnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha saat dihubungi via chat WhatsApp, belum juga memberikan tanggapan (balasan). (red)

Tags :

BERITA TERKAIT