Minggu, 4 Desember 2022
Cari
Minggu, 4 Desember 2022
Cari

Kasus Dugaan Penipuan Arisan Online Mangkrak, Kuasa Hukum Minta Penyidik Segera Jerat Terlapor

Kamis, 29 September 2022 08:20
Penulis : Lintas Jombang

 

 

Lintasjombang.com – Usai mendapat sorotan publik beberapa waktu lalu, bahwa telah terjadi dugaan penangkapan terhadap seseorang yang tidak sesuai prosedur, kini Polres Jombang mendapat cibiran dari salah satu pengacara muda asal Kabupaten Jombang.

Pria yang akrab biasa disapa dengan Beny, atau Beny Hendro Yulianto, ini menyebut jika kinerja Polres Jombang dinilai lamban dalam menyikapi suatu kasus.

Dalam hal ini, Beny menyimpulkan bahwa pelaporan terkait kasus dugaan penipuan berkedok arisan Online yang sangat merugikan kliennya tersebut, hingga kini belum ada kepastian. Apalagi, terlapor hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Sekedar diketahui, Atik Rohmawati Mafrudhoh (36), warga Jalan Kautsar, Desa Tambar, Kecamatan Jogoroto, melaporkan ADR (22), warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang, pada Jumat (03/09/2022) sekira pukul 21.00 WIB waktu lalu, sebagaimana tertuang dalam laporan polisi No. LP/B/480.01/IX/2021/SPKT Polda Jawa Timur.

“Sebagaimana SP2HP tertanggal 14 September tersebut disampaikan penyidik kepada klien kami. Dimana dalam surat tersebut menyatakan, bahwa pihak penyidik sudah memanggil terlapor secara layak, namun terlapor tidak berada pada tempat tinggalnya,”tutur Beny.

Menurut Beny, ia sebagai kuasa hukum apa yang dilakukan oleh terlapor, adalah upaya untuk menghambat atau menghalang halangi proses hukum, atau dikenal dengan istilah Obstruction of justice .

“Maka dari itu, kami selalu kuasa hukum Pelapor, meminta agar penyidik segera menjerat terlapor dengan Pasal 221 KUHP tentang Tindak Pidana dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung proses hukum,”tegasnya. (red)

Tags :

BERITA TERKAIT